Diet Golongan Darah Diabetes

Diet golongan darah diabetes dirancang untuk bekerja dalam ara yang saling melengkapi dengan berbagai pengobatan yang ada. Bila Anda sedang dalam pengobatan diabetes, Anda telah mengetahui bahwa daya hidup dengan diet dan olahraga yang tepat membantu pengobatan Anda. Sebelum memulai program ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan ahli gizi Anda dan pastikan semuanya telah cocok. Susunlah jadwal untuk mengetahui perkembangan Anda dalam Diet Golongan Darah. Seiring dengan berjalannya waktu, pengobatan Anda harus disesuaikan dengan perkembangan yang Anda alami. Catatan yang perl diperhatikan, jangan sekalipun mengurangi atau menghentikan pengobatan tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter Anda.

Diet golongan darah diabetes akan membantu Anda mengurangi berat badan dan memperoleh massa jaringan aktif hanya dengan menggunakan makanan yang dapat docerna dan diserap diserap dengan efisien bagi golongan darah Anda. Bagi banyak penderita penyakit diabetes dan pradiabetes, menurunkan berat badan adalah salah satu tujuan penting yang ingin dicapai.  Dalam banyak kasus, penurunan berat badan akan menghasilkan penurunan secara serempak tingkat trigliserida dan kolesterol HDL. Sebagian besar orang yang mulai menjalankan Diet Golongan Darah diabetes akan mendapati berat badan mereka dengan segera mulai berkurang.

Bila Anda seorang penderiuta diabetes ataupun pradiabetes, Diet Golongan Darah diabetes sudah hampir pasti meningkatkan kondisi Anda. Sebagai efek naik-turun dari kadar gula darah tinggi ke rendah berubah menjadi normal terkendali, Anda akan mendapatkan tenaga lebih, menjadi lebih ceria, dan dapat menikmati-mungkin untuk yang pertama kalinya setelah bertahun-tahun bertapa menyenangkannya berada dalam kondisi normal.

Program diet golongan darah diabetes

Golongan darah O :

Pantangan

  • Tepung terigu, roti, kue, mie, biscuit, pizza
  • Daging babi
  • Susu dan Produk susu
  • Kopi dan teh
  • Buah pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi
  • Sayuran alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, ketimun, kentang (semua jenis), asinan, kobis

 

Yang dimakan

  • Rumput laut (kelp)
  • Seafood
  • Daging merah
  • Buah jambu biji, nanas, ceri, apel, apricot, korma, papaya, mulberry
  • Sayur brokoli, kelp, wortel, labu, collard hijau, lada, akra, lobak putih, parsley, seledri

Golongan Darah A

Makanan yang segar dan yang alami sebaiknya dikonsumsi secara teratur oleh Anda yang memiliki golongan darah A, karena penderita ini memiliki kerentanan terhadap penyakit jantung, diabetes dan kanker. Mengonsumsi protein nabati juga lebih baik daripada hewani karena penderita ini memiliki kadar asam lambung yang rendah sehingga menyebabkan sulitnya mencerna daging-daginngan. Makanan yang baik untuk mendukung diet ini adalah sayuran dan buah-buahan yang berisfat alkali seperti beri dan plum. Gindari produk susu, kentang, kol, ubi jalar, tomat, papaya, mangga dan jeruk.

Golongan darah B

Hindarilah makanan jagung, gandum, kacang-kacangan, dan biji-bjian karena bisa menggangu proses metabolisme. Menghindari konsumsi daging ayam. Anda bisa mengonsumsi semua jenis buah dan sayur kecuali tomat. Produk susu dan makanan laut kecuali kerang juga boleh dikonsumsi.

Golongan darah AB

Konsumsi protein terbaik seperti tahu,biji-bijian dan kacang-kacangan yang tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar. Namun Anda boleh mengonsumsi dan mencerna produk susu, gandum, dan nasi lebih baik dari orang dengan golongan darah lainnya.

Posted in Obat Tradisional Diabetes | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Diet Untuk Diabetes Mellitus

Disamping pengobatan penyakit diabetes, pengaturan pola makan merupakan hal yang sangat penting dalam menangani masalah penyakit diabetes. Karena meskipun minum obat seara teratur, tetapi tidak mematuhi aturan makan (misalnya kelebihan jumalh kalori yang dikonsumsi dari makanan yang  mengandung kadar glukosa tinggi, seperti gula meja, kue-kue manis, minuman manis, atau buah-buahan manis (seperti lengkeng atau anggur) akan mengakibatkan kenaikan kadar gula yang dapat membahayakan diabetes. Sesuai dengan perkembangannya, komposisi diet untuk diabetes mellitus selalu mengalami perubahan. Saat ini pedoman diri untuk diabetes melitus diIndonesia memiliki persentase karbohidrat lebih tinggi, yaitu 60-70% dari total kebutuhan kalori.

Tujuan pengaturan makanan diet untuk diabetes mellitus adalah untuk mempertahankan kadar glukosa darah agar mendekati normal. Caranya adalah dengan menyeimbangkan asupan makanan dengan insulin(endogenous atauu exogenous), mempertahankan berat badan normal dan memberikan cukup zat gizi (untuk memelihara tingkat kesehatan optimal dan aktivitas normal). Pengaturan makanan disesuaikan dengan kondisi fisiologis, seperti hamil, memiliki penyakit hati, penyakit paru, kelainana ginjal, dan lain-lain. Perlu diperhatikan, pengaturan makanan sebaiknya dapat menimbulkan selera penderita penyakit diabetes untuk mengonsumsinya.

Syarat-syarat pemberian diet untuk diabetes mellitus adalah ;

  1. Energi cukup sesuai dengan kebutuhan berdasarkan jenis kelamin, usia, aktivitas fisik, berat badan, dan tinggi badan. Makanan dibagi dalam 3 porsi besar, yaitu makan pagi (20%), makan siang (30%), makan malam (25%) dan 2-3 porsi kecil untuk makanan selingan (masing-masing 10-15%).
  2. Protein 10-15% dari total kebutuhan energy total. Protein yang digunakan hendaknya yang memiliki nilai cerna tinggi.
  3. Lemak sedang 20-25% dari kebutuhan energy total, yaitu 60-70%.
  4. Penggunaan gula murni dalam makanan dan minuman tdak diperbolehkan, kekcuali jumlahnya sedikit sebagai bumbu. BIla kadar glukosa darah sudah terkendali penggunaan gula murni 5%  dari kebutuhan energy total.
  5. Penggunaan gula alternative dibatasi. Pengunaan fruktosa 20% dari kebutuhan energy total dapat meningkatkan kolesterol dan LDL (kolesterol jahat) sedangkan penggunaan alkohol dalam jumlah berlebihan mempunyai pengaruh laksatif.
  6. Asupan serat 25 gr per hari dengan mengutamakan serat larut dalam air yang terdapat dalam sayur dan buah. Konsumsi menu seimbang memenuhi kebutuhan serat dalam sehari dalam program diet untuk diabetes.
  7. Bila penderita diabetes memiliki tekanan darah tinggi, asupan garam dikurangi. Namun bila tekanan darah normal diperbolehkan mengonsumsi natrium dalam bentuk garam dapur sebanyak 300 mg per hari.
  8. Vitamin dan mineral dengan kebutuhan. Bila asupan makanan sudah mencukupi penambahan vitamin dan mineral dalam bentuk suplemen tidak diperlukan.

Selain syarat-syarat tersebut diatas, ada hal laun yang perlu diperhatikan yaitu pengethuan bahan makanan yang diperbolehkan, dibatasi, atau dihindari bagi penderita diabetes. Termasuk pengetahuan tentang indeks glikemik pangan agar dapat menyusun hidangan yang tidak cepat meningkatkan kadar glukosa darah.

Posted in Obat Tradisional Diabetes | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Diabetes

Dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli dokekteran, dikemukakan teori baru yang menyatakan bahwa penyakit diabetes tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan (genetic), tetapi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan. Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseoran, yaitu antara lain makan yang berlebihan/kegemukan, kurang gerak atau jarang berolahraga dan kehamilan. Salah satu cara yang dapat mengatasi masalah diabetes ini adalah dengan mengonsumsi obat tradisional diabetes.

Obat tradisional diabetes adalah obat yang diminum dengan memanfaatkan bahan-bahan tradisional. Tanaman obat yang digunakan untuk mengatasi masalah diabetes jumlahnya cukup banyak. Tanaman-tanaman tersebut antara lain sebagai berikut :

Mimba
1. Klasifikasi
Mimba merupakan salah satu obat tradisional diabetes yang memiliki nama daerah seperti imbo, alembha, memphauh, intaran, margo sier, neem tree, dan mimba. Tanaman ini masuk dalam family Meliaceae.

2. Kandungan kimia
Kandungan unsure kimia tanaman ini yang sudah diketahui adalah azadurachtin, minyak gliserida, asa asetiloksifuranil-dekahidrtotetrametil-oksosiklopen-tanatolfuran-asetat-keton, heksahidro-hidrositetrametilfenantenon (nimbol).

3. Efek farmakologis
Dalam pengobatan tradisional dan faramakologi Cina, mimba memiliki rasa pahit, tetapi daging buahnya manis. Bersifat netral, antidiabetis,antidiare, antipiretik, dan mengaktikan atau merangsang fungsi kelenjar-kelenjar tubuh.

4. Bagian tanaman yang digunakan untuk membuat ramuan herbal adalah daun, biji, kulit kayu, dan kayu. Cara pengolahannya bisa dengan cara merebus daun mimba dan airnya diminum setelah disaring dan didinginkan.

Sambiloto
Sambiloto biaanya tumbuh liar di ladang dan tempat terbuka lainnya, tetapi banyak juga yang membudidayakannya di pekarangan. Sambiloto diduga berasal dari kawasan Asia Tropik. Tanaman ini akan tumbuh subur jika ditanam di daerah yang ketinggianya 1-1.200 meter (diatas permukaan laut)

1. Klasifikasi
Dibeberapa daerah, sambiloto dikenal dengan nama papaitan, ki peurat, atau bidara. Khusus di daerah Jawa, sambiloto kebih dikenal dengan nama kayu mas, lang, ki pait, atau ki oray. Dalam system klasifikasi, sambiloto dikelompokkan dalam family Acanthaceae dan bermarga Andrographis.  Tanaman ini terbentuk terna dengan tinggi tanaman sekitar 35-95 cm. Daun memanjang dengan warna hijau tua. Rasanya sangat pahit. Buanganya kecil berwarna putih keunguan. Buahnya juga kecil, berbentuk silindris, dan berwarna hijau kekuningan.

2. Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman (herba) mengandung lakton dan flavonoid. Lakton lebih banyak terdapat dibagian daun dan cabang, sedangkan flavonoid lebih banyak terdapat dibagian akar.

3. Efek farmakologis
Manfaat sambiloto memiliki efek farmakologis menurunkan demam atau panas dalam, antiracun, antiradang, dan antibengkak. Jenis herba ini ternyata efektif untuk menyembuhkan infeksi dan merangsang fagositosis. Selain tiu, mampu meningkatkan kekebalan seluler dan meningkatkan aktvitas kelenjar-kelenjar tubuh.

4. Bagian tanaman yang digunakan
Seluruh bagian tanaman sambiloto dapat digunakan sebagai bahan ramuan untuk mengatasi diabetes.

 

Posted in Obat Tradisional Diabetes | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Kaki Diabetik

Kadar gula yang tidak terkendali bisa mengancam kesehatan kaki dan efek buruknya bisa sampai terjadi amputasi. Ancaman tersebut diistilahkan dengan gangguan kaki diabetik.

Masalahnya lagi, kaki yang letaknya diujung paling bawah acapkali diabaikan. Padahal perhatian yang besar dan perawatan yang baik akan menyelamatkan kaki dari bahaya amputasi. Kaki bisa dijadikan patokan untuk deteksi dini serangan diabetes. Jari bengkok, penonjolan tulang, telapak kaki datar bisa menjadi tanda-tandanya.

Tanda berikutnya adalah kaki penuh mata ikan dan luka. Kelainan akibat diabetes pun ditandai dengan penebalan (kalus) pada kulit, rambut, permukaan telapak kaki dan kuku. Tanda lainnya yaitu pembengkakan deformitas. Mobilitas gerak sendi, warna serta jaringan nekrosis.

Anda juga patut curiga bila kulit Anda kering, bersisik, pecah, dan mudah mengelupas. Sama halnya dengan kuku kaki yang berwarna kusam, terlalu tebal, kuku tumbuh ke dalam, atau melebar. Yang juga tak kalah penting adalah sela jari kaki. Apabila sela jari kaki banyak luka, melepuh, penderita wajib mewaspadai diabetes.

Namun sayangnya, gejala diatas tidak disadari cenderung diabaikan oleh penderita diabetes. Terutama serangan dan gejala diabetes yakni luka pada kaki yang semakin memburuk.

Alasan sederhananya, manifestasi diabetes pada kaki yakni dengan menyerang saraf sehingga menyebabkan kaki tidak berasa dan kebal. Akibat kerusakan itu, pada saat kaki memgalami luka tidak menimbulkan rasa sakit sehingga tidak berobat. Setelah terkena infeksi yang ditandai dengan demam dan luka menjalar, mereka baru merasakan dan pergi ke dokter mencari pertolongan. Banyak pasien diabetes yang tidak sadar kakinya tertusuk paku, ada juga yang kakinya melepuh karena ia berjalan di aspal tanpa alas kaki tapi ia tidak merasa sakit.

Disamping itu, terjadinya gangguan aliran pembuluh darah juga merupakan penyebab terjadinya gangguan kaki diabetic. Aliran darah yang tidak cukup ke kaki akan menyebabkan luka dan infeksi sulit sembuh. Ini disebut penyakit pembuluh darah perifer (pembuluh darah tepi) yang umumnya menyerang kaki.

Kedua hal diatas ditambah lagi dengan rentannya diabetisi terhadap resiko infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun, akan memperbesar resiko mengalami perlukaan yang sulit sembuh dan infeksi yang meluas sehingga dapat menyebabkan peningkatan resiko terjadinya amputasi serta kematian.

Kaki diabetik merupakan komplikasi kronik Diabetes yang paling ditakuti karena resiko terjadinya amputasi yang cukup tinggi serta mengancam jiwa. Komplikasi yang terjadi pada penyandang diabetes tidak terjadi secara langsung. Ada beberapa derajat yang menurutnya akan dilalui oleh pasien ketika melampaui kompliksi kaki. Semua berawal dari yang ringan dan jika tidak mendapat penangan dengan baik, baru akan terjadi komplikasi tingkat parah.

Apabila komplikasi terjadi hingga infeksi berat dan menyebar serta tidak terkendali, maka pasien DM harus dengan rela melakukan amputasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi ke seluruh bagian tubuh dan rusaknya jaringan tubuh yang lain. Jika hal tersebut terjadi dan amputasi tetap tidak dilakukan, maka akan sangat membahayakan jiwa pasien.

Jadi, mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Mulailah merawat kaki seperti merawat wajah. Deteksi dini perlu juga dilakukan. Dimulai dengan rutin memperhatikan kelainan-kelainan kaki kita. Bila menemukan hal yang ganjil entah itu bentuk kuku, kulit ataupun kaki, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Deteksi dini kelainan kaki penyandang diabetes harus dilakukan, bahkan sebelum timbulnya luka, mengingat luka yang awalnya kecil jika tidak ditangani dengan segera akan menimbulkan infeksi dan cepat menyebar.

Agar tidak bertambah parah, penyandang diabetes juga dianjurkan untuk tidak berjalan tanpa alas kaki, memakai kaus kaki, atau sepatu yang sempit, menghindari menggunakan bahan kimia atau benda tajam untuk menipiskan penebalan yang terjadi pada telapak kaki, merokok, menggunakan cincin pada jari kaki serta menggunakan sepatu dengan tumit tinggi atau ujung sepatu runcing ke depan.

Selain itu juga sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kaki secara teratur setiap hari, mendeteksi jika terdapat luka atau sesuatu yang mencurigakan untuk dapat dilakukan pencegahan terhadap munculnya luka. Dengan melakukan usaha-usaha ini maka resiko terjadinya amputasi dapat diturunkan sampai 85%.

Jika terdapat infeksi pada kaki, luka menjadi lebih basah. Perubahan warna menjadi kemerahan, kebiruan, atau warna gelap atau retakan merah pada tungkai. Tanda lain infeksi ditandai adanya bengkak disaluran ulkus. Disamping kaki menjadi lebih hangat dibanding kaki lainnya. Semakin awal infeksi diobati semakin mudah untuk mengontrolnya.

Berikut yang harus dilakukan ketika mengalami infeksi :

- Mohon untuk tetap diranjang atau sofa dengan kaki di atas
- Jika diranjang tumit perlu dilindungi. Yakinkan kaki tidak tertekan ujung ranjang
- Jika diizinkan untuk duduk dikursi, letakkan kaki diatas kursi yang dilapisi bantal
- Hubungi dokter jika tungkai menjadi lebih nyeri atau jika merasa panas, gemetar atau tidak sehat

Posted in Obat Tradisional Diabetes | Tagged , , , | Leave a comment

Neuropati Diabetika

Neuropati diabetika adalah gangguan saraf yang disebabkan oleh diabetes. Keluhan ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Karena itu dalam mencegah atau memperlambat perjalanan kerusakan sistem saraf perifer tersebut, yang terutama perlu dilakukan adalah kontrol kadar gula darah yang ketat. Kontrol kadar gula darah tersebut dilakukan dengan cara berobat teratur, melakukan modifikasi gaya hidup dalam hal makanan dan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terkontrol, biasanya keluhan pada kaki pun berkurang. Selain itu, perlu juga dilakukan perawatan kaki diabetes. Karena baal, kaki menjadi lebih rentan terhadap luka dan infeksi.

Gambar Neuropati Diabetika

Neuropati diabetik pada umumnya muncul lambat dan memiliki progresivitas yang lambat pula. Gejala yang muncul adalah hilangnya sensasi atau rasa yang bersifat dominasi di ujung-ujung jari. Komplikasi ini adalah salah satu komplikasi diabetes yang utama. Prevalensi neuropati diabetik adalah kurang lebih 30% dari seluruh penderita Diabetes Melitus, komplikasi ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki masalah pengendalian glukosa darah, memiliki kadar lemak darah dan tekanan darah yang tinggi, serta yang memiliki kelebihan berat badan.

Gejala nyeri merupakan keluhan yang umum dijumpai pada pasien dengan neuropati diabetik. Beberapa penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa nyeri dijumpai pada 7-13% kasus neuropati diabetik pada saat awal diagnosis.

Beberapa faktor resiko neuropati, diantaranya :

- Merokok
- Umur di atas 40 tahun
- Riwayat kontrol kadar gula darah buruk
- Lamanya menderita diabetes
- Hipertensi
- Dislipidemia
- Ischaemic Heart Disease (Kekurangan oksigen pada otot jantung)

Prinsip utama penatalaksanaan nyeri neuropati diabetik adalah pengendalian kadar gula darah sudah dilakukan, terdapat beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, kebas, atau baal. Beberapa obat itu adalah penghilang nyeri, anti depresan dosis rendah, dan beberapa obat anti kejang.

Posted in Obat Tradisional Diabetes | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Kaki Diabetik

Tidak hanya mata, kaki para diabetesi juga menuntut adanya perhatian tinggi. Karena disinilah letak komplikasi yang menakutkan para diabetesi ini. Penyandang diabetes mellitus perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan kakinya, karena diabetes dapat menimbulkan komplikasi yang dikenal dengan istilah kaki diabetik (diabetic foot). Kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes yang masih luput dari perhatian. Padahal, konsekuensi dari kaki diabetik yang terlanjur memburuk dapat menyebabkan gangren dan mengarah pada tindakan amputasi.

kaki diabetik merupakan komplikasi yang serius. Penyandang diabetes dengan kaki diabetik umumnya membutuhkan perawatan yang lama, rehabilitasi, biaya yang tidak sedikit, dan resiko amputasi yang besar. Studi epidemiologi melaporkan lebih dari satu juta amputasi dilakukan pada penyandang diabetes setiap tahunnya. Ini berarti setiap 30 detik ada kasus amputasi kaki karena diabetes di seluruh dunia.

Umumnya kaki diabetik didahului dengan adanya ulkus (luka). Hanya sekitar dua pertiga dari ulkus yang dapat sembuh dengan cepat, sisanya berakhir dengan amputasi. Rata-rata diperlukan waktu sekitar enam bulan untuk penyembuhan ulkus. Baik ulkus maupun amputasi memiliki dampak yang besar pada kualitas hidup penyandang diabetes, yakni terbatasnya kebebasan bergerak, terisolasi secara social, dan menimbulkan stress prikologis.

Komplikasi kaki diabetik sebenarnya dapat dicegah. Dengan menerapkan strategi yang menggabungkan upaya pencegahan, perawatan jika terjadi ulkus pada kaki, penanganan medis yang sesuai, kadar gula darah yang terkendali, serta edukasi terhadap penyandang diabetes dan tenaga medis, dapat menurunkan kemungkinan resiko amputasi sampai 85%.

Penyebab Kaki Diabetik

Terjadinya kaki diabetik tidak terlepas dari tingginya kadar gula (glukosa) darah pada penyandang diabetes. Tingginya kadar gula darah yang berkelanjutan dan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan masalah pada kaki penyandang diabetes, yakni : kerusakan saraf dan gangguan pembuluh darah.
Kedua masalah itu dapat menyebabkan terjadinya kaki diabetik. Ditambah lagi dengan rentannya penyandang diabetes terhadap resiko infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun akan semakin memperbesar resiko mengalami komplikasi kaki diabetik.

Sebagai gambaran, misalnya kaki Anda terluka karena penggunaan sepatu yang sempit. Anda tidak menyadari dan tidak merasakan sakit karena adanya kerusakan saraf pada kaki Anda. Selanjutnya, luka yang awalnya kecil itu akan terinfeksi. Pada penyandang diabetes, kadar gula dalam darah yang tinggi merupakan makanan bagi kuman. Kuman kemudian berkembang biak dan menyebabkan infeksi bertambah buruk. Hal ini diperparah dengan aliran darah kaki yang buruk sehingga memperlambat proses penyembuhan luka.

Infeksi yang tidak ditangani dengansegera dapat menyebabkan gangren. Pada gangren, kulit dan jaringan di sekitar luka tersebut akan berwarna kehitaman dan menimbulkan bau. Untuk mencegah gangren meluas, dokter dapat mengambil tindakan operasi untuk memotong jari kaki atau bagian dari kaki yang terinfeksi. Pemotongan bagian tubuh ini dikenal dengan istilah amputasi. Diabetes merupakan penyebab umum non-traumatik kasus amputasi kaki.

Posted in Obat Tradisional Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment